Global Variables

Kamis, 26 April 2012

SISTEM PENANGGALAN CHINA

1 komentar
SISTEM PENANGGALAN CHINA
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Kalender memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Karena kalenderlah yang digunakan sebagai acuan waktu dalam berbagai kegiatan. Contohnya pada masyarakat tradisional yaitu petani yang bergantung pada kalender untuk bercocok tanam, berdasarkan tanda-tanda alam, seperti posisi bintang di langit. Sedangkan penggunaan kalender bagi masyarakat modern adalah sebagai alat bantu yang penting dalam kehidupan, seperti untuk mengetahui tanggal perayaan ulang tahun, jadwal libur dan bekerja, atau mengingat hal-hal penting dalam hidup kita.
Kalender juga digunakan sebagai sistem pengorganisasian dan perhitungan waktu dalam periode yang telah ditentukan. Dan hari adalah bagian terkecil dari sistem itu sendiri yang menggunakan sistem perhitungan waktu (jam, menit, dan detik).
Dalam  ilmu astronomi, ada tiga sistem penanggalan yang didasarkan pada pergerakan Bulan dan Matahari, yaitu:[1]
1)      Sistem Penanggalan Bulan (Lunar Calendar), yaitu sistem penanggalan yang didasarkan pada pergerakan bulan dalam mengelilingi bumi. Rata-rata lamanya 29,53059 hari sehingga dalam satu bulan terdiri dari 29 atau 30 hari.
2)      Sistem Penanggalan Matahari (Solar Calendar), yaitu sistem penanggalan yang didasarkan pada pergerakan Matahari semu dalam mengelilingi Bumi. Rata-rata lamanya 365.2422 hari.
3)      Penanggalan Bulan-Matahari (Lunisolar Calendar), yaitu sistem penanggalan yang didasarkan pada pergerakan bulan dan Matahari semu dalam mengelilingi Bumi.

B.     Rumusan Masalah
Dari latar belakang yang telah penulis paparkan di atas dapat dirumuskan beberapa masalah yaitu:
1.      Definisi dan Sejarah Sistem Penanggalan China
2.      Sistem Perhitungan Penanggalan China



PEMBAHASAN
A.    Definisi dan Sejarah
Kalender China[2] disebut sebagai Yin Yang Li[3] yang berarti Penanggalan Bulan-Matahari (Lunisolar Calendar). Ada juga yang menyebutnya Tarikh Imlik. Sebagian lagi menyebutnya kalender Khongcu Lik/ Tarikh Khongcu atau tarikh bulan, karena berdasarkan perhitungan lama bulan mengitari bumi yaitu 29,5 hari.
Sistem penanggalan selama zaman Negara Berperang (475 - 221 SM) dinamakan "quarter calendar". Satu tahun mempunyai 365 1/4 hari. Satu bulan mempunyai 29 hari dan 499/940 hari. Ini diperoleh dari penelitian astronomi. Penanggalan lengkap pertama di China di tetapkan pada masa tahun ke-7 pemerintahan Kaisar Han Wu, yaitu 104 SM. Dalam satu tahun ada 365 dan  385/1539 hari, sedang satu bulan ada 29 dan 43/81 hari.
Sebelum penanggalan Barat tersebar di China penanggalan  Da Tong (artinya penyatuan besar) adalah penanggalan umum terakhir. Dalam penanggalan China tidak ada kesinambungan penghitungan dari tahun-tahunnya. Ketika kekuasaan kekaisaran baru tiba, perhitungan tahun dimulai dari awal lagi dan dimulai dari nol. Penanggalan Da Tong menggunakan Kekaisaran Dinasti Ming, pemerintahan Hong Wu pada tahun ke-17 (1384) sebagai awal penanggalan.
Penanggalan China yang berlaku sekarang adalah penanggalan yang diubah semasa Dinasti Qing tahun ke-7 masa pemerintahan Qian Long. Ini menggunakan 1723 sebagai awal penanggalan. Dan untuk sistem kalender imlek (cina) adalah sistem kalender dinasti He.[4] sistem kalender tersebut dicanangkan kembali oleh Nabi Konghuchu yang hidup pada tahun 551-479 SMm sehingga tahun pertama dari kalender imlek tersebut dihitung mulai tahun kelahiran beliau, yaitu tahun 551 SM, dan hal tersebut berlangsung sampai sekarang.
Penanggalan china ini sangat terkait erat dengan Tahun Baru China yang merupakan hari raya yang paling penting dalam masyarakat China. Diluar daratan China, Tahun Baru China lebih dikenal sebagai Tahun Baru Imlek. Kata Imlek (Im = Bulan , Lek = penanggalan) berasal dari dialek Hokkian atau mandarinya yin li yang berarti kalender bulan. Perayaan Tahun Baru Imlek dirayakan pada tanggal 1 hingga tanggal 15 pada bulan ke-1 penanggalan kalender China yang menggabungkan perhitungan matahari, bulan, 2 energi yin-yang, konstelasi bintang atau astrologi shio, 24 musim, dan 5 unsur. (Festival Musim Semi). Karena 1/5 penghuni bumi ini adalah orang China, maka Tahun Baru China hampir dirayakan oleh seluruh pelosok dunia dimana terdapat orang China, keturunan China atau pecinan. Banyak bangsa yang bertetangga dengan China turut merayakan Tahun Baru China seperti Taiwan, Korea, Mongolia, Vietnam, Nepal, Mongolia, Bhutan, dan Jepang. Khusus di daratan China, Hong Kong, Macau, Taiwan, Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan negara-negara yang memiliki penduduk beretnis China, Tahun Baru China dirayakan dan sebagian telah berakultrasi dengan budaya setempat.

B.     Penanggalan Kalender China
Pengaruh kemajuan kebudayaan Sungai Huang Ho (Kuning) dan Yang Tze di daratan China tempo dulu, memberi pengaruh besar terhadap aspek kehidupan bangsa-bangsa yang bertetangga dengan China. Negara-negara Korea, Jepang dan Vietnam mengadopsi sistem penanggalan China, kultur serta aksara negaranya. Dalam 1 Tahun China terdiri dari 12 bulan atau 13 bulan jika Tahun Kabisat. Dalam 1 bulan terdiri 29 atau 30 hari. Sehingga dalam setahun terdiri dari 355 hari atau 385 hari (Tahun Kabisat). Secara sistem penanggalan Masehi (Gregorian), Tahun Baru China pasti  jatuh antara 21 Januari (paling awal) hingga 20 Februari (paling akhir) setiap tahunnya. Ini berarti hari raya biasanya jatuh pada bulan kedua setelah musim dingin.
1.      Elemen Matahari pada Kalender China.
Seperti sistem penanggalan Gregorian, Kalender China menggunakan referensi revolusi bumi terhadap matahari yakni 1 tahun terdiri dari 12 bulan atau 13 bulan jika tahun kabisat. Secara resmi, tahun China telah berusia 2561 tahun pada 2010 ini.
2.      Elemen Bulan pada Kalender China
Seperti sistem penanggalan di India tempo dulu, Kalender China menggunakan referensi revolusi bulan terhadap bumi. Dalam 1 bulan China terdiri 29 atau 30 hari. Dimana tanggal 1 jatuh pada bulan mati (tilem) dan tanggal 15 jatuh pada bulan purnama. Elemen bulan ini sangat penting, karena mempengaruhi aspek psikologis manusia serta pengaruh alam (pasang-surut).
Orang China mempercayai bahwa tanggal 1 dan 15 lunar merupakan tanggal ’sakral’ dimana pada saat itu, emosi manusia dan energi di bumi lagi naik/hangat. Nafsu, emosi, akan lebih mudah muncul pada bulan tilem dan purnama. Sehingga jika seseorang berlatih untuk berbuat dan berpikir baik, maka hal itu akan mendatangkan berkah. Fenomena yang serupa tapi tidak sama juga dapat dijumpai pada perilaku banyak hewan yang cenderung melakukan perkawinan pada periode tersebut (tanggal 28,29,30,1,2,3 dan 13,14,15,15,17 lunar).
3.      Elemen Shio (Rasi Bintang) pada Kalender China
Prinsip keharmonisan manusia dan alam yang diajarkan oleh filsuf China ribuan tahun silam pun mengilhami sistem kalender China. Ilmu pengetahuan China di masa prasejarah telah mampu melihat gejala hubungan antara kejadian di galaksi (bintang-bintang) dengan kehidupan di bumi (butterfly effect). Oleh karena itu, ditemukan 12 masa yang memiliki periode khusus yang mempengaruhi kehidupan di bumi yang dikenal sebagai shio.
Berikut 12 shio yang dikenal masyarakat China (sering dijadikan ramalan) yakni:
  1. Tikus (Zi)  : 19 Feb1996, 7 Feb 2008
  2. Kerbau (Chou) : 7 Feb1997, 26 Jan 2009
  3. Harimau (Yin) : 28 Jan 1998, 14 Feb 2010
  4. Kelinci (Mau) : 16 Feb 1999, 3 Feb 2011
  5. Naga (Chen) : 5 Feb 2000, 23 Jan 2012
  6. Ular (Si) : 24 Jan 2001, 10 Feb 2013
  7. Kuda (Wu) : 12 Feb 2002, 31 Jan 2014
  8. Kambing (Wei) : 1 Feb 2003, 19 Feb 2015
  9. Kera (Shen) : 22 Jan 2004, 8 Feb 2016
  10. Ayam (You) : 9 Feb 2005, 28 Jan 2017
  11. Anjing (Xu) : 29 Jan 2006, 16 February 2018
  12. Babi (Hai) : 18 Feb 2007, 5 Feb 2019
4.      Elemen Musim pada Kalender China
Kalender China bukan saja bermanfaat bagi sistem perhitungan upah atau gaji. Sistem kalender China juga bermanfaat oleh hampir semua pelaku usaha, baik nelayan, petani (saat tanam dan saat panen), ataupun penambang.
·         Dalam penanggalan China dikenal pembagian 24 musim, diantaranya adalah :
 Permulaan musim semi : hari pertama pada musim ini adalah hari pertama Perayaan Tahun Baru Imlek.
·         Musim hujan : hujan mulai turun.
·         Musim serangga : Serangga mulai tampak setelah tidur panjangnya selama musim dingin.


5.      Elemen Energi dan Karateristik Alam pada Kalender China

Sistem kalender China turut memperhitungkan dominansi unsur-unsur alam serta energi yin/yang. Masing-masing unsur-unsur memiliki periode 2 tahun yakni periode yin dan periode yang. Contohnya: tahun kayu yin, kayu yang, api yin, api yang, dst.
Kelima karateristik unsur polar yakni : kayu, api, tanah/bumi,logam dan air.
Tahun Baru Imlek dengan Contoh Shio dengan karateristik unsur/polar
Tahun Imlek ke-
Tahun Baru Imlek
Shio dan Tahun
2559 / 2008
7 Februari 2008
Tikus unsur Tanah polar Yang
2560  / 2009
26 Januari 2009
Kerbau unsur Tanah polar Yin
2561 / 2010
14 Februari 2010
Harimau unsur Logam polar Yang
2562 / 2011
3 Februari 2011
Kelinci unsur Logam polar Yin
2563 / 2012
23 Januari 2012
Naga unsur Air polar Yang
2564 / 2013
10 Februari 2013
Ular unsur Air polar Yin
Koreksi Sistem Penanggalan
Untuk mengsinkronkan elemen matahari, bulan, dan musim, sistem penanggalan China memiliki autokoreksi yakni dengan munculnya Lun Gwe’ atau tahun kabisat ‘China’ yang terjadi antara 2 atau 3 tahun sekali (7 kali dalam 19 tahun). Berselang satu kali jiéqì (musim) tahun matahari Cina adalah setara dengan satu pemulaan matahari ke dalam tanda zodiak tropis. Matahari selalu melewati titik balik matahari musim dingin (masuk Capricorn) selama bulan 11.
Kesimpulan Sistem Penanggalan

Sistem penanggalan China menggunakan berbagai elemen atau faktor yang dipadukan secara komprehensif seperti matahari, bulan, rasi bintang/shio, musim, 5 unsur dan energi. Kalender China memiliki sistem hari, bulan, tahun, periode 12 tahun, dan periode 60 tahun. [5]Periode 60 tahun diperoleh dari kombinasi 3 faktor (12 shio, 5 unsur, 2 energi). Ini artinya hanya setahun dalam 60 tahun,  Kalender China memiliki shio, unsur, dan energi yang sama. [angka 60 diperoleh dari kelipatan nilai terkecil atau KPK dari bilangan 12, 5 dan 2]. Dan merupakan hasil dari salah satu gabungan dari 10 batang langit[6] dan 12 cabang bumi[7]. Sehingga tahun Tikus Api Yang terjadi pada tahun 1936 akan sama kembali pada tahun 1996 (60 tahun kemudian).
Karena kompleksitas serta begitu komprehensifnya sistem penanggalan China, sistem Kalender China menjadi sistem penanggalan yang terbaik, terlengkap, dan harmonis diantara sistem-sistem penanggalan yang ada di dunia.
Penentuan Umur

Setiap orang China umumnya menggunakan dua ‘jenis’ umur. Pertama (primer) adalah umur berdasarkan sistem kalender China sedangkan yang sekunder adalah sistem Gregorian (masehi). Menurut sistem penanggalan China, usia manusia dihitung sejak masa kehamilan. Sedangkan sistem Gregorian mulai menghitung usia sejak masa kelahiran. Sehingga umur seorang China menurut penanggalan China hampir selalu ‘umur Gregorian +1?. Contoh, seorang yang lahir di Mei 1990, maka usianya pada tahun Maret 2009 adalah 20 tahun (China) atau 19 tahun (Gregorian).
Filosopi sistem umur dan penanggalan China merupakan salah bentuk ilmu pengetahuan sekaligus etika pertama yang dihasilkan oleh para pemikir China lebih 4500 tahun yang lalu (2500 SM), dan dikembangkan secara komprehensif sekitar 3000 tahun yang lalu. Bayangkan saja, pada zaman itu, orang China berhasil menemukan penanggalan yang sangat komprehensif dengan memperhatikan unsur Matahari, Bulan, Musim, Tata Surya dan Bintang serta pola energi pada alam semesta.
Sedangkan secara filosofis umur, sistem umur China mengajarkan etika implisit yakni seorang janin yang telah dibuahi telah dinyatakan sebagai makhluk (usianya telah dihitung). Sehingga tindakan aborsi secara umum merupakan tindakan salah atau melanggar etika moral. Kecuali dalam kondisi atau keadaan sang Ibu yang tidak memungkinkan seperti membahayakan keselamatan sang Ibu. Jadi, jika seorang bayi pertama kali keluar dari rahim Ibu, perhitungan umurnya dihitung 10 bulan atau setahun.

C.     Sistem Perhitungan Penanggalan China[8]:
Adanya perkembangan dalam ilmu Astronomi modern dimana tahun matahari (Yang Lik) yang perhitungannya berdasarkan pada bumi mengelilingi matahari maka cara menyeimbangkan tahun matahari (Yang Lik) dan tahun bulan (Im Lik)adalah dengan rumus
19 tahun matahari = 19 tahun + 7 bulan lunar
Dengan demikian dalam kurun waktu 19 tahun solar terdapat tujuh kali bulan sisipan lunar (Adhikamasa). Cara mengisi bulan sisipan ini antara penanggalan Budhis berbeda dengan penanggalan Im Lik, terutama berbeda pada bulan apa bulan sisipan/ daur tahun kabisat lunar (Lun Gwee) atau biasa dikenal Leap Month.[9], itu diletakkan.
Berikut ini adalah bula sisipan lunar (lun gwee) jatuh pada tahun berapa:
1987 bulan 6 Im Lik                            2006 bulan 7 Im Lik
1990 bulan 5 Im Lik                            2009 bulan 5 Im Lik
1993 bulan 3 Im Lik                            2012 bulan 4 Im Lik
1995 bulan 8 Im Lik                            2014 bulan 9 Im Lik
1998 bulan 5 Im Lik                            2017 bulan 6 Im Lik
2001 bulan 4 Im Lik                            2020 bulan 4 Im Lik
2004 bulan 2 Im Lik                            2023 bulan 2 Im Lik

DAUR 19 TAHUN DAN SISIPANNYA
Tahun
Jumlah Tahun
Dari- sampai
Ekstra 1 bulan
Ke 1 – 3
Ke 4 – 6
Ke 7 – 9
Ke 10 – 11
Ke 12 – 14
Ke 15 – 17
Ke 18 – 19
3 tahun
3 tahun
3 tahun
2 tahun
3 tahun
3 tahun
2 tahun
1967 – 1969
1970 – 1972
1973 – 1975
1976 – 1977
1978 – 1980
1981 – 1983
1984 – 1985
1969
1972
1975
1977
1980
1983
1985
Daur ke - 1
19 tahun
19 tahun
7 bulan
Ke 1 – 3
Ke 4 – 6
Ke 7 – 9
Ke 10 – 11
Ke 12 – 14
Ke 15 – 17
Ke 18 – 19
3 tahun
3 tahun
3 tahun
2 tahun
3 tahun
3 tahun
2 tahun
1986 – 1988
1989 – 1991
1992 – 1994
1995 – 1996
1997 – 1999
2000 – 2002
2003 – 2004
1988
1991
1994
1996
1999
2002
2004
Daur ke - 2
19 tahun
19 tahun
7 bulan
Ke 1 – 3
Ke 4 – 6
Ke 7 – 9
Ke 10 – 11
Ke 12 – 14
Ke 15 – 17
Ke 18 – 19
3 tahun
3 tahun
3 tahun
2 tahun
3 tahun
3 tahun
2 tahun
2005 – 2007
2008 – 2010
2011 – 2013
2014 – 2015
2016 – 2018
2019 – 2021
2022 – 2023
2007
2010
2013
2015
2018
2021
2023
Daur ke - 3
19 tahun
19 tahun
7 bulan

Tahun Baru Imlik, Cap Go Meh, dan Lun Imlik
Tahun
Tahun Baru Imlik
Cap Go Meh
Lun Imlik
1986
09 Februari
23 Februari

1987
29 Januari
12 Februari
Bulan 6
1988
17 Februari
02 Maret

1989
27 Januari
10 Februari
Bulan 5
1990
15 Februari
01 Maret

1991
04 Februari
18 Februari

1992
23 Januari
06 Februari
Bulan 3
1993
10 Februari
24 Februari

1994
31 Januari
14 Februari
Bulan 8
1995
19 Februari
04 Maret

1996
07 Februari
21 Februari

1997
28 Januari
11 Februari
Bulan 5
1998
16 Februari
02 Maret

1999
05 Februari
19 Februari

2000
24 Januari
07 Februari
Bulan 4
2001
12 Februari
26 Februari

2002
01 Februari
15 Februari

2003
22 Januari
05 Februari
Bulan 2
2004
09 Februari
23 Februari

2005
29 Januari
12 Februari
Bulan 7
2007
18 Februari
04 Maret

2008
07 Februari
21 Februari

2009
26 Januari
09 Februari
Bulan 5
2010
14 Februari
28 Februari

2011
03 Februari
17 Februari

2012
23 Januari
06 Februari
Bulan 4
2013
10 Februari
24 Februari

2014
31 Januari
14 Februari
Bulan 9
2015
19 Februari
05 Maret

2016
08 Februari
22 Februari

2017
28 Januari
11 Februari
Bulan 6
2018
16 Februari
02 Maret

2019
05 Februari
19 Februari

2020
25 Januari
08 Februari
Bulan 4
2021
12 Februari
26 Februari

2022
01 Februari
15 Februari

2023
22 Januari
05 Februari
Bulan 2
2024
10 Februari
24 Februari

2025
29 Januari
12 Februari
Bulan 6
2026
17 Februari
03 Maret


Dengan adanya bulan sisipan ini/ Lun Gwee/ Leap Month maka tahun baru Imlek tidak akan bergerak maju terus-menerus. Berbeda dengan tarikh Hijriyah yang murni menggunakan penanggalan bulan
Nama asli kalender ini adalah He Lik atau Tarikh Dinasti He, disebut He Lik karena Dinasti He (2205-1766 SM) adalah yang pertama kali menggunakan kalender ini. Nama lainnya adalah Long Lik artinya penangglan petani karena perhitungan tahun barunya dimulai saat menjelang musim semi dan perhitungan musimnya cocok untuk petani.
Adapun contoh hasil perhitungan penanggalan cina, sebagai berikut:
2563

Cia Gwee
2563
Ji Gwee

7 29
14 5
21 12
28 19

Minggu

5 26
12 4
19 11
26 18

1 23
8 30
15 6
22 13
29 20

Senin

6 27
13 5
20 12
27 19

2 24
9 31
16 7
23 14
30 21

Selasa

7 28
14 6
21 13
28 20

3 25
10 1
17 8
24 15


Rabu
1 22
8 29
15 7
22 14
29 21

4 26
11 2
18 9
25 16


Kamis
2 23
9 1
16 8
23 15


5 27
12 3
19 10
26 17


Jumat
3 24
10 2
17 9
24 16


6 28
13 4
20 11
27 18


Sabtu
4 25
11 3
18 10
25 17


23 Januari 2012 – 21 Februari 2012

22 Februari 2012 – 21 Maret 2012
Tanggal 23 Januari adalah tahun baru Imlik dan Tanggal 6 Februari nya Cap go Meh




KESIMPULAN
Sistem penanggalan ini memiliki sistem perhitungan dan nama-nama yang berbeda seperti sistem penanggalan lainnya. Seperti perhitungan hari yang tidak didasarkan pada jumlah hari seminggu tetapi berdasarkan pasaran atau biasa disebut Hou.
Nama asli kalender ini adalah He Lik atau Tarikh Dinasti He, disebut He Lik karena Dinasti He (2205-1766 SM) adalah yang pertama kali menggunakan kalender ini. Nama lainnya adalah Long Lik artinya penangglan petani karena perhitungan tahun barunya dimulai saat menjelang musim semi dan perhitungan musimnya cocok untuk petani. Sistem penanggalan tersebut dicanangkan untuk dipergunakan kembali oleh nabi Khongcu (menurut kepercayaan mereka) yang hidup pada tahun 551 – 479 SM.
Penanggalan cina ini masih berlaku sampai sekarang, dan ini sangat membantu untuk menentukan tahun baru cina yang lebih dikenal dengan tahun baru imlek.

PENUTUP
Demikianlah makalah ini  kami buat. Semoga makalah ini dapat memperluas wawasan kita dan dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk hidup yang lebih baik. “Tiada gading yang tak retak” begitu pula dengan makalah ini tentunya banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami mengharapkan saran dan kritik konstruktif dari pembaca untuk kesempurnaan makalah ini.


DAFTAR PUSTAKA
Agus Winarso, Hendrik, Mengenal Hari Raya Konfusiani, Semarang: Efektif & Harmonis, 2000
Saksono, Tono, Mengkompromikan Rukyah & Hisab, Jakarta:Amythas Publicita, 2007.
Shofiyullah, Mengenal Kalender Lunisolar di Indonesia.(makalah yang penulis sajikan dalam Kajian Ilmiah Ahli Hisab PBNU jatim, di Sunan Ampel Surabaya pada tanggal 18 April 2004).
http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0202/15/IPTEK/imle30.htm
http://www.gemintang.com/ramalan-nasib-jodoh-masa-depan/shi



[1] Tono saksono, Mengkompromikan Rukyah & Hisab, Jakarta:Amythas Publicita, 2007, hlm. 49-52
[2] Kalender ini berasal dari zaman dinasti HE, yang lebih terkenal dengan nama kalender Helek, lih. Shofitullah, Mengenal Kalender Lunisolar di Indonesia.
[3]  http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0202/15/IPTEK/imle30.htm
[4] Hal ini sesuai dengan sabda nabi konghuchu di dalam kitab Lun Gi XVI: 1, yang  isinya : Gan Yan bertanya, bagaimana mengatur pemerintahan. Nabi Konghuchu bersabda: “pakailah penanggalan (kalender) dinasti He...”.
[5] Diantara nama-nama tahun tersebut adalah Jia-Zi, Yi-Chou, Bing-Yin, Ding-Mao,Wu-Chen, Ji-Shi, Geng-Whu, Xin-Wei, Ren-Shen, dll. Selengkapnya lih.  Shofitullah, Mengenal Kalender Lunisolar di Indonesia, hal, 7.
[6] Kesepuluh batang langit tersebut merupakan arah tempat, yaitu  Jia (timur), Yi (tenggara), Bing (selatan), Ding (barat laut), Wu (atas), Ji (bawah), Geng (barat), Xin (barat daya), Ren (utara), dan Gui (timur laut).
[7] Sedangkan untuk 12 cabang bumi, merupakan nama-nama bintang dalam bidang astrologi, yang mana orang-orang china menghubungkan dengan nama-namabinatang dalam shio. Seperti: tikus, kerbau, harimau, kelinci, dll.
[8] Dr. Hendrik Agus Winarso, ibid , hlm. 27-53